Archive for June, 2005

Brani memilh….?

Saturday, June 25th, 2005

Hidup Adalah Pilihan

Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku." Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman." Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian. Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup.

Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.

Sumber: Unknown

-gungs-

~Brani hidup tak takut mati……., takut hidup mati saja…!!!!

   Karena hidup bukan sekedar hanya untuk hidup….Fight…!!!!  ~

Lelaki Ilham dari Surga……..

Friday, June 17th, 2005

Dia yg berjalan melintasi malam
adalah dia yang kemarin dan hari ini
akan selalu menjadi ribuan cerita
karena dia tlah menempuh semua perjalanan

Dia berjalan dengan kakinya
Dia berjalan dengan tangannya
Dia berjalan dengan kepalanya
Tetapi ternyata Dia lebih banyak berjalan dengan Fikirannya

Dia jelajahi jagat raya ini dengan telanjang kaki dan tubuh penuh daki
Meskipun dia lebih lapar dari siapapun
Meskipun dia lebih sakit dari siapapun

Dia menempuh lebih jauh dari siapapun
Meskipun ia lebih miskin dari siapapun
Meskipun dia lebih nista dari siapapun
Tetapi ternyata dia lebih tegap perkasa dari siapapun

Batu-batu seperti menyingkir sebelum dia datang sebelum dia lewat
Semak-semak seperti menguat sebelum dia injak sebelum dia menyebrang

Dia berjalan dengan matanya
Dia berjalan dengan perutnya
Dia berjalan dengan punggungnya
Tetapi ternyata Dia lebih banyak berjalan dengan Fikirannya

Gadis-gadis slalu menyapa karena dia tampan meskipun penuh luka
kata-katanya tak bisa dimengerti tetapi slalu saja akhirnya terbukti

Dia lelaki gagah perkasa
Dia lelaki ilham dari surga
Dia lelaki yang slalu berkata
bahwa kita pasti akan kembali lagi kepada-NYA…………

(taken from My favorit Song: ebiet)