Archive for July, 2005

“Marion Dufresne” Dod !

Friday, July 15th, 2005



> "Marion Dufresne" French Research Vessel,


> Institut Polaire Francais,


> "the team of SUMATRA After shocks cruise",


> Seismicity data acquisition using OBS (Ocean bottom Seismograph),


> Seismic data acquisition using ROV (Remotely Operated Vehicle),


> Thermal gradient measurement,


> Observation the tsunami effect 4 “organisma bentik”


> ===> Wuih terus terang perasaanku.... Bangga, Seneng dan ..... ? 


> OK deh My Man......kahade, Take care, be carefull.....!


> Moga 4JJ1 slalu menjagamu......


> 


> -gungs-





Aamiin

doa ke wae gung,ini pasti yg terbaik...
ga mungkin 4JJ1 ngasih sesuatu ke aq, kalo aq nya ga bisa lewati,


tenang aja, i'm ok ko,santai....


ampe ketemu awal agustus nanti ya, insya 4JJ1,




ps:tar kalo da sinyal ta sms semua deh....



 ~dodi

Why should we complain…….?

Tuesday, July 12th, 2005

ALLAH KNOWS BEST

ALLAH knows what is best for us
So why should we complain
We always want the sunshine
But He knows there must be rain.

We always want laughter
and the merriment of cheer
but our heart will lose
their tenderness
If we never shed a tear.

ALLAH tests us often
with suffering and sorrow
He tests us not to punish us
but to help us meet tomorrow.

For growing trees are strenghtened
if they can withstand the storm
and the sharpness of the chisel
gave the marble its grace and form.

ALLAH tests us often
and for every pain
He gives us
provided we are patient
Is followed by rich gain
So whenever we feel that
everything is going wrong
It is just ALLAH'S way to make our spirit strong.

              Author Unknown   

Atas nama Cinta?

Friday, July 8th, 2005

Perempuan oh perempuan! Pengalaman batin para pahlawan dengan mereka ternyata jauh lebih rumit dari yang kita bayangkan. Apa yang terjadi, misalnya, jika kenangan cinta hadir kembali di jalan pertaubatan seorang pahlawan? Keagungan!

Itulah misalnya pengalaman batin Umar bin Abdul Aziz. Sebenarnya, Umar seorang ulama, bahkan seorang mujahid. Namun, ia besar di lingkungan istana Bani Umayyah, hidup dengan gaya hidup mereka, bukan gaya hidup seorang ulama. la bahkan menjadi trendsetter di lingkungan keluarga kerajaan. Shalat jamaah kadang ditunda karena ia masih sedang menyisir rambutnya.

Namun. begitu ia menjadi khalifah….., tiba-tiba kesadaran spiritualnya justru tumbuh mendadak pada detik inagurasinya. Ia pun bertaubat. Sejak itu, ia bertekad untuk berubah dan merubah dinasti Bani Umayyah. "Aku takut pada neraka,”  katanya menjelaskan rahasia perubahan itu kepada seorang ulama terbesar zamannya, pionir kodifikasi hadits yang duduk di sampingnya, Al-Zuhri.

Ia memulai perubahan besar itu dari dalam dirinya sendiri, istri, anak-anaknya, keluarga kerajaan, hingga seluruh rakyatnya. Kerja keras itu membuahkan hasil; walaupun hanya memerintah dalam waktu 2 tahun 5 bulan, tetapi ia berhasil menggelar keadilan, kemak-muran dan kejayaan serta nuansa kehidupan zaman Khulafa’ Rasyidin. Maka, ia pun digelari Khalifah Rasyidin Kelima.

Akan tetapi, itu ada harganya. Fisiknya segera anjlok. Saat itulah istrinya datang membawa kejutan besar: menghadiahkan seorang gadis kepada suaminya untuk dinikahinya (lagi).

Ironis…… Karena Umar sudah lama mencintai dan sangat menginginkan gadis itu, juga sebaliknya. Namun, istrinya Fatimah, tidak pernah mengizinkannya; atas nama cinta dan cemburu.

Sekarang. justru sang istrilah yang membawanya sebagai hadiah, Fatimah hanya ingin memberikan dukungan moril kepada suaminya. Itu saat terindah dalam hidup Umar, sekaligus saat paling mengharu biru. Kenangan romantika sebelum saat perubahan bangkit kembali dan menyalakan api cinta yang dulu pernah membakar segenap jiwanya.

Namun. cinta ini hadir di jalan pertaubatannya, ketika cita-cita perubahannya belum selesai. Cinta dan cita bertemu atau bertarung, di sini, di pelataran hati Sang Khalifah, Sang Pembaru……

Apa yang salah kalau Umar menikahi gadis itu? Tidak ada!

Tapi, “Tidak! Ini tidak boleh terjadi. Saya benar-benar tidak merubah diri saya kalau saya masih harus kembali ke dunia perasaan semacam ini," kata Umar.
Cinta yang terbelah dan tersublimasi di antara kesadaran psiko-spiritual, berujung dengan keagungan…..;

Umar memenangkan cinta yang lain, karena memang ada cinta di atas cinta! Akhirnya, ia menikah-kan gadis itu dengan pemuda lain.

Tidak ada cinta yang mati di sini. Karena sebelum meninggalkan rumah Umar, gadis itu bertanya dengan sendu. "Umar, dulu kamu pernah sangat mencintaiku. Tapi, kemanakah cinta itu sekarang?"

Umar bergetar haru, namun kemudian menjawab, "Cinta itu masih tetap ada, bahkan kini rasanya jauh lebih dalam!"

***taken from Mailing list; Mencintai itu keputusan (pertarungan bathin Umar bin Abdul Aziz) karya Anis Matta dalam buku: Mencari Pahlawan Indonesia***

Dari UMPT sampe SPMB…….

Wednesday, July 6th, 2005

Ehm, the day in 1999.

Cie aku ikutan UMPTN di Jogja……

Santai, Rileks, tanpa beban, cengar-cengir godain orang lain yang pada “neuurpeus”….,  ditambah lagi nge-gank ama temen2 baru aku knal sewaktu di jogja (yang ternyata orang2 "gila" dan "engga karuan" ) ….pokonya diatas kertas sih mana ada temen2 ku yang nyangka aku bakalan tembus UMPTN….apalagi ditambah aku engga begitu niat buat kuliah…….

the day in 2000,

Aku dah di Bandung…….

sibuk nyiapin segala hal buat Adikku yang mau SPMB……maklum dia kan cewe engga secekatan aa nya 8-)  

Walau dah pengalaman di tahun lalu….ternyata aku lebih “neurveus” dibanding saat aku mau UMPTN……maklum ortuku dah ngasih amanah ke aku…….Jadi aa bo…..!

the day in 2001,

SP dari FI…..Termodhinamikaaaaaa, Listrik Magneeeett, …….untung FisMat (Fisik Mat!), Gelo-mbank, ama E1das dah "dibeeereesin" sewaktu di regular….hehehe walau masih nyisain nilai 2D.. J lumayan ngebanting juga ke IPK 8-)

Niatnya sih mau konsen ke SP, eh malah disuruh jadi ketua panitia tawuran…eh maksudku jadi panitia syukuran wisudaan yang ada tawuran tentunya J

the day in 2002,

Pagi-pagi para penghuni Lab seismic dah pada mandi & rapi…….(maklum “kampusku rumahku……lab seismic kost-anku :-) …..

Jumlah SKS dah lebih 100, ditambah “joint-an” ama anak2 Indraja yang jadi tim SMPB….. So…jadi pengawas SPMB euy…….kebagian IPC juga……beda 180’00”00”’ sewaktu di Jogja’99 ……yah namanya juga hidup Man…… ;-)

the day in 2003,

Rambut masih panjang blum “mempan” kena gunting…..engga sempet ikutan ngawas SPMB lagih……mondar-mandir ngurus administrasi ke BAA buat wisuda juli…. ???

2004…….2005……..

Hemmmmm……….

ternyata begitu cepat sang waktu

begitu sering melupakan sepenggal nikmat-Mu ini

padahal bukankah nikmat-Mu tidak pernah akan terperi?…….

“Maka nikmat mana lagi yang akan kamu dustakan?”

Ya rabb,

ampuni kami, sunggguh kami ini aniaya……